Rabu, 03 Juli 2013

Tak lagi alami nyeri di payudara

Nama saya Mariones (50) selama ini saya menderita penyakit kanker payudara. Saya juga sudah pernah melakukan operasi, tapi tidak ada perkembangannya.

Dokter menyarankan untuk dioperasi kembali, itu merupakan momok yang paling menakutkan buat saya apabila harus melakukan operasi lagi. Kanker payudara membuat saya merasakan nyeri yang sangat hebat. Sering kali saya berteriak, hingga membuat salah satu anak saya yang mengalami keterbelakangan mental, menjauh dari hadapan saya.

Selain itu saya juga harus menderita penyakit asam urat dan diabetes. Betapa banyak beban yang harus dialami, dokter juga terus menyarankan saya untuk melakukan operasi. Saya tidak mau lagi melakukan operasi, karena saya tahu setelah saya melakukan operasipun tidak akan membuat hidup kembali dengan normal.

Sampai saat ini saya masih berharap pertolongan dari Yang Maha Kuasa dan untungnya saya dipertemukan dengan herbal K-Muricata dan Amazon Berries. Seminggu setelah saya konsumsi keduanya, badan terasa lebih enteng, tangan yang semula tidak bisa digerakkan kini sudah mulai bisa terangkat. Payudara saya juga sudah tak mengalami denyutan yang biasa sangat menggangu.

K-Muricata bantu atasi kanker payudara

Saya bernama Ibu Rahma Abdul Rahman (67), didampingi oleh putri saya Ety kami datang dari Ternate, untuk periksa ke rumah sakit Kanker Dharmais. Terdeteksi benjolan di payudara dan telah didiagnosa kanker. Saya dirujuk dokter untuk kemoterapi, tetapi fisik saya rasanya tidak kuat lagi untuk menjalaninya. Saya mengikuti terapi dokter serta mengonsumsi obat-obatan yang telah diberikan, tetapi sepertinya membutuhkan proses penyembuhan yang terlalu lama.

Saya ingin sekali cepat sembuh, kemudian anak saya menyarankan untuk mengonsumsi produk dari PT Bintang Sejagat yaitu K-Muricata sebanyak 3x1 dalam sehari. Selama satu bulan saya konsumsi, hasil rontgen menunjukkan bahwa kanker saya mulai membaik. Namun hasil rontgen masih menunjukkan adanya benjolan kecil, ternyata masih terdapat kanker di payudara saya.

Bulan ke-2 saya tetap mengonsumsi K-Muricata sebanyak 3x1 dalam sehari, sel kanker di payudara saya telah hilang. Walaupun benjolan masih ada, tapi saya tetap mengonsumsi K-Muricata sebanyak 2x1 dalam sehari dengan harapan penyakit saya bisa sembuh total.

Keunggulan K-Muricata

K-Muricata merupakan produk kesehatan sejenis minuman teh yang diproses dari dua jenis tanaman herbal yaitu Keladi tikus (K) dan Annona muricata (Muricata). Diekstrak secara alami, modern dan higienis, melalui proses pengkajian serta seleksi bahan baku bermutu tinggi yang dipercaya dapat membantu membunuh sel kanker.

MANFAAT K-MURICATA

  • Membantu menghambat pertumbuhan sel tumor dan kanker,

  • Membantu menghancurkan sel tumor dan kanker, membasmi sel kanker/sel yang sakit tapi tidak membunuh sel sehat,

  • Membantu mengatasi masalah penyakit jantung,

  • Membantu mengatasi tekanan darah tinggi/hipertensi,

  • Membantu meningkatkan daya tahan tubuh,

  • Membantu mengatasi ambeien,

  • Sebagai antibakteri.

Asam Urat? Obati dengan Daun Sirsak

Daun sirsak mengandung banyak manfaat untuk bahan pengobatan herbal, dan untuk menjaga kondisi tubuh. Dibalik manfaatnya tersebut ternyata tak lepas dari kandungannya yang banyak mengandung acetogenins, annocatacin, annocatalin, annohexocin, annonacin, annomuricin, anomurine, anonol, caclourine, gentisic acid, gigantetronin, linoleic acid dan muricapentocin.

Kandungan senyawa ini merupakan senyawa yang banyak sekali manfaatnya bagi tubuh, bisa sebagai obat penyakit atau untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Tahukan Anda jika daun sirsak bisa mengobati berbagai penyakit? Berikut manfaat daun sirsak untuk kesehatan tubuh:

1. Mencegah Kanker


Daun sirsak dapat meningkatkan daya tahan tubuh dari serangan berbagai pernyakit. Daun sirsak juga bisa membunuh sel-sel kanker lebih cepat dan aman ketimbang harus melakukan kemoterapi yang memiliki banyak efek samping dan biayanya juga sangat mahal.

2.  Mengobati Asam Urat

Daun sirsak juga dapat digunakan sebagai obat asam urat. Banyak pengobatan alternatif yang menggunakan daun sirsak untuk pengobatan asam urat.

3. Mengatasi Ambeien

Penyakit paling menjengkelkan yang pernah ada. Seringkali dialami oleh perempuan, entah kenapa sebabnya tapi yang jelas kini tak usah risau lagi sebab cara mengatasinya cukup mudah.

4. Mengobati Eksim dan Rematik

5. Membantu Sistem Kekebalan Tubuh dan Menghindari Infeksi

Kandungan yang terdapat pada daun sirsak dipercaya mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah terjadinya infeksi pada tubuh.

Sumber: suaramerdeka

Selasa, 02 Juli 2013

K-Muricata Bantu Tumpas Kanker

World Health Organization (WHO) menyatakan penyebab kematian nomor satu di dunia adalah penyakit kardiovaskular yang berhubungan dengan penyakit jantung koroner, serebrovaskulardan vaskular perifer. Sedangkan penyebab kematian nomor dua adalah penyakit infeksi dan parasit, yang ketiga adalah penyakit kanker.

Di Indonesia, kanker merupakan urutan ke 3 tertinggi tingkat kematian setelah penyakit Jantung. Penyebab utama kanker di Indonesia adalah :

  • Kurangnya kesadaran masyarakat untuk mengecek/general check-up adanya penyakit dalam tubuh mereka, sehingga diketahui adanya kanker sudah pada tingkat stadium lanjut.

  • Pola hidup yang tidak sehat, seperti kurang olahraga, merokok dan makan yang tak sehat.

  • Obat-obatan yang tidak tepat.


Penyebab kanker secara umum diklasifikasikan ke dalam dua kategori. Pertama faktor eksternal berasal dari lingkungan di luar tubuh manusia, meliputi kebiasaan yang tidak sehat seperti merokok dan diet. Kita dapat dengan mudah menghindari penyebab ini dengan mengadopsi gaya hidup sehat, seperti makan-makanan yang sehat dan mempertahankan olahraga teratur. Kedua, faktor risiko internal termasuk mutasi genetika, yang tidak dapat dicegah.

Penyakit ini dianggap menakutkan, karena belum menemukan obat yang paling efektif untuk menjamin 100% kesembuhan penderitanya. Namun, ada beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk membantu mencegah dan bahkan mengobati kanker.

Beberapa jenis kanker dapat diobati dan ada banyak cara untuk melakukan perawatan. Ada perawatan medis konvensional seperti kemoterapi dan radioterapi, jenis pengobatan sering datang dengan efek samping. Di sisi lain, ada juga yang menggunakan bahan-bahan alami seperti pengobatan alternatif. Banyak tanaman yang dianggap memiliki sifat antikanker dan salah satunya adalah Typhonium flagiliforme.

Typhonium flagiliforme adalah nama ilmiah untuk tanaman yang dikenal secara lokal sebagai keladi tikus. Tanaman ini milik keluarga Araceae dan itu hanya dapat tumbuh hingga 25-30 cm. Biasanya ditemukan di Asia Tenggara dan tumbuh di habitat yang lembab, jauh dari sinar matahari. Daunnya berwarna hijau dan memiliki sekop berbentuk daun sirih. Umbi keladi tikus telah terbukti dapat mengobati berbagai jenis kanker. Daun umbi keladi tikus memiliki tiga besar bahan yang memiliki sifat antikanker:

Kombinasi dari zat ini membantu mempertahankan sistem kekebalan yang kuat untuk melawan sel-sel kanker. Umbi keladi tikus merupakan pengobatan kanker alternatif yang terjangkau dan tidak memiliki efek samping. Tanaman ini juga mengurangi efek samping dari radioterapidankemoterapi, membantu pasien kanker pulih lebih cepat. Namun, tumbuhan tersebut harus dapat tumbuh secara organik, tanpa tambahan pupuk kimia berbahaya atau pestisida.

Umbi keladi tikus tidak hanya akan menguntungkan pasien kanker, tetapi juga bermanfaat untuk spesialis kanker, herbal praktisi dan ahli farmasi. Bahan multiguna ini juga digunakan untuk memberikan bantuan penderita batuk, asma dan wasir. Selain itu, umbi keladi tikus bisa juga untuk detoksifikasi, menyingkirkan barah dan nanah, mengurangi pembengkakan, menghentikan pendarahan, meringankan penderitaan, membersihkan sistem pencernaan dan meningkatkan kesehatan.

Pada pasien yang menjalani kemoterapi dengan pemberian keladi tikus, efek samping dari kemoterapi tidak terlalu kuat dirasakan. Tak hanya itu pasien yang menjalani kemoterapi dengan mengonsumsi keladi tikus dapat meningkatkan daya tahan tubuh sehingga pasien dapat menyelesaikan serangkaian pengobatan dengan baik. Kami memproduksi herbal K-Muricata dengan bahan keladi tikus (K) dan Annona muricata (Muricata) yang diekstrak secara alami sehingga baik untuk kesehatan.

Keunggulan acetogenins pada daun sirsak

Keunggulan acetogenins pada daun sirsak obat kanker - Tanaman sirsak sudah banyak dijumpai di Indonesia, karena sirsak dapat tumbuh di mana saja, namun tanaman ini paling baik jika tumbuh di tempat yang berair. Daun sirsak obat kanker menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat karena khasiatnya dalam menumpas kanker. Kenyataannya sebagian masyarakat sudah mengenal tanaman sirsak secara turun menurun sebagai tanaman obat. Masyarakat Aceh memanfaatkan daun sirsak untuk mengobati batuk. Di Madura, buahnya digunakan untuk mengobati diare dan sakit perut, sedangkan di daerah Kalimantan, secara tradisional memanfaatkannya untuk mengobati demam.

Definisi Annonaceous acetogenins.


keunggulan daun sirsak obat kankerBanyak sekali kandungan senyawa Bioaktif Fitokimia yang ditemukan dalam tanaman sirsak, salah satu komponen bermanfaat yang terpenting adalah Annonaceous Acetogenins.

Annonaceous acetogenins adalah senyawa fitokimia terpenting yang terdapat pada tanaman sirsak. Senyawa ini bersifat sitotoksik yang secara spesifik ditemukan pada tanaman dari keluarga annonaceae. Jerry McLaughlin PhD dari Purdue University menemukan senyawa acetogenins pada buah paw paw, Asimina triloba. Paw paw merupakan tanaman satu keluarga dengan sirsak yaitu sama-sama anggota keluarga Annonaceae. Pada tahun 1995-1996, Jerry Mc Laughlin PhD dari Purdue University, Indiana, Amerika Serikat dan Profesor Soelaksono dari Institut Teknologi Bandung dalam penelitiannya  menemukan senyawa yang termasuk kedalam annonaceous acetogenins dari daun  dan batang pohon sirsak.

Sebenarnya banyak ilmuan yang telah mempelajari sifat senyawa tersebut sejak tahun 1940. Senyawa Acetogenins telah banyak digunakan dalam penelitian Ilmiah kedokteran. Bahkan klaim mengenai kedahsyatan manfaat Acetogenins telah dipublikasikan di berbagai jurnal Internasional.

Penelitian pertama mengenai Sitotoksik Acetogenins dilakukan oleh Universitas Purdue di West Lafayette, Indiana, Amerika Serikat. Penelitian lain yang membuktikan khasiat kandungan Acetogenins di berbagai Negara dibiayai oleh Lembaga Institut Kanker Nasional, Amerika Serikat.

Dari hasil penelitian tersebut didapatkan hasil bahwa sebanyak 20 tes laboratorium menemukan bahwa daun dan batang Anona Muricata Linn memiliki sitotoksitas terhadap sel kanker. Acetogenins adalah kumpulan senyawa aktif yang memiliki aktivitas sitotoksik di dalam tubuh dengan cara menghambat transport ATP atau energi yang digunakan sel kanker untuk berkembang.

Pada tahun 1976 sebuah penelitian menemukan bahwa daun sirsak mengandung zat Annonaceous Acetogenins yang memiliki senyawa antitumor dan antikanker yang potensial tanpa merusak sel yang sehat. Kemampuannya membunuh sel-sel kanker 10.000 kali lebih kuat dibandingkan dengan zat yang terdapat dalam pengobatan kemoterapi yaitu zat Adryamycin.

Senyawa annonaceous acetogenins merupakan kumpulan senyawa aktif yang mempunyai sifat sitotoksik di dalam tubuh dan berkerja dengan  menghambat transpor ATP, adenosina trifosfat. Diketahui bahwa ATP merupakan sumber energi yang  digunakan untuk pertumbuhan sel-sel dalam tubuh. Karena merupakan kumpulan senyawa, maka ada banyak senyawa dalam acetogenins. Senyawa ini memiliki 350 senyawa turunan yang ditemukan pada keluarga Annonaceae. Beberapa senyawa turunan acetogenins adalah annopentocin-A, muricatocins A, muricatocins B, annonacin A, trans-isoannonacin, annonacin-10-one, dan muricatocin. Sebanyak 82 senyawa ditemukan dalam tanaman sirsak.

Struktur Senyawa Acetogenins.


Contoh salah satu struktur dari senyawa acetogenins yaitu annopentocin-A ditunjukkan seperti pada gambar. Annopentocin-A memiliki rumus molekul C35H64O8 dengan synonyms 2(5H)-Furanone,3-(2,8-dihydroxy-9-[tetrahydro-5-(1,4,5-trihydroxyheptadecyl)-2-furanyl]nonyl]-5-methyl-[2S-[2.


[caption id="attachment_9546" align="aligncenter" width="519"]strukur senyawa annopentocin A strukur senyawa annopentocin A[/caption]


Kerja Senyawa Acetogenins daun sirsak obat Kanker


Sebagai senyawa sitotoksik, senyawa acetogenins dapat bersifat toksik sebagai zat racun, maupun sebagai zat yang dapat menghambat dan menghentikan pertumbuhan sel-sel kanker dan tumor. Dalam pertumbuhannya sel kanker membutuhkan banyak energi, dengan demikian, pertumbuhan dan perkembangan kanker  akan membutuhkan banyak adenosina trifosfat (ATP).

Senyawa acetogenins akan menghambat ATP yang menjadi sumber energi bagi sel kanker. Sel kanker tumbuh secara tidak normal. Sel membelah diri begitu cepat. Keadaan ini  membutuhkan energi yang sangat besar.  Setiap 2—5 jam sel kanker membelah diri, sedangkan sel normal membutuhkan waktu jauh lebih lama. Butuh waktu 7—14 hari sel norma untuk dapat membelah diri. Di sini senyawa acetogenins berperan sebagai inhibitor sumber energi untuk pertumbuhan sel kanker. Kekurangan energi menyebabkan sel tidak dapat membelah. Sel kanker gagal untuk berkembang. Pada akhirnya sel kanker akan mati.

Senyawa acetoginins yang masuk ke dalam tubuh akan menempel pada dinding sel dan secara seletif berfungsi sebagai perusak ATP di dinding mitokondria. Mitokondria merupakan organ tempat dihasilkannya energi dalam bentuk ATP. Karena sel kanker butuh banyak energi untuk berkembang, sedangkan sumber energi dalam sel berkurang dan bahkan terhenti, maka sel kankerpun berhenti membelah dan selanjutnya akan mati.  Senyawa ini secara selektif menyerang sel yang tumbuh abnormal dengan energi besar. Sel-sel normal yang butuh energi relatif rendah dalam pertumbuhanya tidak menjadi target dari senyawa acetogenins.

Selain pada sirsak, acetogenins ditemukan juga pada srikaya, Annona squamosa dan mulwo, Annona reticulata.  Peneliti di Amerika Selatan mengklaim khasiat paw paw alias mulwo terhadap kanker jauh lebih baik daripada sirsak. Namun para peneliti sepakat bahwa senyawa acetoginins sangat efektif dalam membunuh sel kanker dengan kekuatan melebihi keefektifan adriamycin yang biasa digunakan sebagai obat kemoterapi.

Berdasarkan histori pemanfaatan secara tradisiaonal dan serangkaian penelitian di sejumlah negara, tanaman sirsak memiliki cukup banyak khasiat yang berguna bagi kesehatan umat manusia. Daun sirsak obat kanker Selain efektif dalam menyembuhkan kanker, tanaman sirsak dapat juga digunakan sebagai obat antitumor, antidiabetes, antibakteri, anti-peradangan, antikejang, penurun tekanan darah, asam urat, asma, disntri, kencing batu, osteoporosis, cacingan, wasir, sembelit, arthritis, pegal nyeri pinggang. Pemanfaatan lainnya adalah untuk obat yang digunakan pada pertanian sebagai pembunuh hama.

 

 

Sumber

Keladi Tikus Menghambat Sel Kanker

Tahukah Anda tanaman Keladi tikus yang tumbuh di sepanjang pulau Jawa, sebagian Kalimantan, Sumatera dan Papua? Mungkin tanaman ini masih terdengar asing di telinga. Keladi tikus merupakan tanaman sejenis talas dengan tinggi 25-30 cm, menyukai tempat lembab yang tak terkena sinar matahari langsung.

Nama keladi tikus diberikan karena mahkota bunganya berbentuk panjang kecil berwarna putih mirip dengan ekor tikus. Di China sering disebut sebagai Shui Banxai. Di Malaysia sering disebut dengan Rodent Tuber. Kalau di Indonesia biasa dikenal dengan Bira Kecil, Daun Panta Susu, Kalamaong, Ileung, Ki Babi dan Trenggiling mentik.

Daun umbi keladi tikus ribosome inacting protein, memiliki sifat antikanker yang berfungsi menghambat pertumbuhan sel kanker, menghancurkan sel kanker tanpa merusak sel-sel sehat disekitarnya serta meredam munculnya sel kanker baru.

Bagi petani di Asia Timur, tanaman keladi tikus ini sudah tidak asing lagi. Ketika para penduduk desa menderita bisul atau masalah kulit lainnya akibat racun, maka ampas tanaman yang ditumbuk langsung diaplikasikan ke bagian tubuh yang luka.

Tanaman ini memiliki nama ilmiah Typhonium falgelliforme, mempunyai efek herbal yang cukup baik, diantaranya adalah hepatoprotektor, antibakteri dan immunomodulator. Bagian yang sering digunakan untuk herbal adalah seluruh bagian tanaman, baik itu daun, batang maupun akar.

Kandungan beberapa jenis asam lemak seperti asam laurat dan asam kaprat menyebabkan keladi tikus juga digunakan sebagai antibakteri. Beberapa bakteri yang merugikan bagi tubuh berhasil dihalau. Sari keladi tikus juga berkhasiat untuk membersihkan racun dalam tubuh serta membantu menetralisir racun narkoba.